Kamis, 07 Juni 2012

SISTEM PENCERNAAN

SISTEM PENCERNAAN

 http://blog.uad.ac.id/miftahulnurfitriyah/files/2011/12/2-5b.jpg

Sistem pencernaan (bahasa Inggris: digestive system) adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya bisa sangat jauh berbeda.
Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia terjadi di sepanjang saluran pencernaan (bahasa Inggris: gastrointestinal tract) dan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung.Selanjutnya adalah proses penyerapan sari - sari makanan yang terjadi di dalam usus. Kemudian proses pengeluaran sisa - sisa makanan melalui anus.
Berdasarkan prosesnya, pencernaan makanan dapat dibedakan menjadi dua macam seperti berikut.
1. Proses mekanis, yaitu pengunyahan oleh gigi dengan dibantu lidah serta peremasan yang terjadi di  lambung.
2. Proses kimiawi, yaitu pelarutan dan pemecahan makanan oleh enzim-enzim pencernaan dengan mengubah makanan yang ber- molekul besar menjadi molekul yang berukuran kecil. Makanan mengalami proses pencernaan sejak makanan berada di dalam mulut hingga proses pengeluaran sisa-sisa makanan hasil
pencernaan. Adapun proses pencernaan makanan meliputi hal-hal berikut.
1. Ingesti: pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.
2. Mastikasi: proses mengunyah makanan oleh gigi.
3. Deglutisi: proses menelan makanan di kerongkongan.
4. Digesti: pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.
5. Absorpsi: proses penyerapan, terjadi di usus halus.
6. Defekasi: pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus.


Organ-Organ Pencernaan

  • Lambung : lambung merupakan organ otot berongga yang besar, lambung menerima makanan setelah melewati kerongkongan melalu otot yang berbentuk seperti cincin (sfinter) yang bisa membuka dan menutup. dalam keadaan normal. sfinter menghalangi kembalinya isi lambung menuju kerongkongan. Lambung berfungsi sebagai gudang makanan yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan getah pencerana. Liur dan getah pencerna mengandung substansi yang disebut enzim dan asam hidroklorid
  • Usus halus : Lambung melepaskan makanan kedalam usus duabelas jari (duodenum) yang disertai dengan meningkatnya jumlah enzim dan terpecah menjadi partikel yang terpisah dengan ukuran yang cukup kecil sehingga dapat melewati dinding-dinding usus ke dalam darah, Makanan masuk ke dalam duodenum melalui sfingter pilorus dalam jumlah yang bisa dicerna oleh usus halus. Jika penuh, duodenum akan mengirimkan sinyal kepada lambung untuk berhenti mangalirkan makanan.
  • Pankreas. Pankreas merupakan suatu organ yang terdiri dari dua jaringan dasar, yaitu asini membantu pankreas menghasilkan hormon, getah pencerna dengan substansi enzim-enzim pencernaan yang mengalir ke dalam usus kecil. Pankreas melepaskan hormon kedalam darah. enzim yang dilepaskan oleh pankreas akan mencerna protein, karbohidrat dan lemak
  • Hati : Hati juga termasuk organ besar yang memiliki fungsi pada sistem pencernaan manusia. beberapa diantaranya berhubungan dengan pencernaan. Zat-zat gizi dari makanan diserap kedalam dinding usus yang kaya akan pembuluh darah yang kecil (kapiler). Organ besar ini menghasilkan menghasilkan empedu, cairan yang membantu menghancurkan lemak. Hati juga membantu proses makanan yang telah dicerna yang dibawa kepadanya di dalam darah
  • Kandung empedu dan saluran empedu : Empedu disimpan dalam kandung empedu sampai dibutuhkan kemudian disemprotkan ke bagian pertama usus kecil, pada sistem pencernaan manusia , empedu memiliki dua fungsi penting, pertama membantu pencernaan dan penyerapan lemak, kedua berperang dalam pembuangan limbah tertentu dari tubuh, terutama haemoglobin (Hb) yang berasal dari penghancuran sel darah merah dan kelbihan kolesterol.
  • Usus besar : usus besar terdiri dari kolon asendens (kanan). Kolon transversum, kolon desendens (kiri) dan kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum). Makanan yang tidak terserap berjalan melewati usus besar. Air diserap kembali ke darah dan bahan limbah menjadi lebih padat. Banyaknya bakteri yang terdapat di dalam usus besar berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi. bakteri di dalam usus besar juga berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi. Bakteri di dalam usus besar juga berfungsi membuat zat-zat penting seperti vitamin K
  • Rektum dan Anus : rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus sebagai alat pencernaan manusia yang terakhir. Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi , yaitu pada kolon desendens. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk kedalam rektum maka timbul keinginan untuk buang air besar (BAB). Sementara anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari tubuh dan merupakan tahap akhir sistem pencernaan manusia dalam mengolah makanan
          Jika saluran pencernaan tidak berfungsi karena adanya gangguan oleh penyakit lain ataupun danya benda-benda asing  yang masuk maka dapat menimbulkan penyakit pencernaan. sistem pencernaan manusia sangat berkaitan dengan organ-organ penting di dalam tubuh kita untuk itulah selalu disarankan agar selalu menjaga mengonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung serat agar mempermudah proses sistem pencernaan manusia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar